this is some footage/potrait of my journey time by time~
when i was 3th years old, when i was in kindergarten, on elementary school, junior high school, senior high school and then, this is me nowadays. time flies so fast anyway. and now alhamdulillah i've been 19th yo. thanks for the great journey, God
With Love,
REZKY GUSTIN SYUHADA.
Jumat, 05 Desember 2014
Jika Istrimu Seorang Perawat
Jika Istrimu Seorang Perawat
Seorang perawat dapat bekerja dimana saja. Di rumah sakit, puskesmas, perusahaan, dan bisa juga membuka klinik keperawatan di rumah atau home care.
Jika isterimu seorang perawat, mungkin dia tak bisa selalu bersamamu setiap waktu. Karena ada yang harus selalu dia jaga, pasiennya. Dia hanya dapat libur sekali dalam seminggu. Itu pun tak selalu sabtu minggu, berbeda dengan kamu. Rumah sakit tak mengenal tanggal merah, Sayang, jadi mengertilah. Bahkan yang paling ekstrem kau tak bisa sholat Ied saat Hari Raya bersamanya jika jadwal memang mengharuskannya untuk tetap bertugas.
Seorang perawat akan siap sedia mengatasi keluhan setiap pasiennya. Hampir setiap hari yang dia dengar adalah keluhan. Ada pasien yang mengeluh sakit, mengeluh mual, mengeluh selang infusnya macet, mengeluh tak nafsu makan, dan seterusnya. Maka janganlah kau terlalu sering mengeluh di hadapannya. Terlebih tentang hal-hal yang sepele. Jika ada masalah, bicaralah baik-baik. Bicarakan semua masalahmu padanya, dia akan dengan rela hati mendengarkanmu. Karena seorang perawat adalah pendengar yang baik.
Jika isterimu seorang perawat dia mungkin akan cerewet sekali menasehati segala hal tentang kesehatan. Memperhatikan dengan cermat setiap masalah kesehatan yang kau dan anak-anakmu alami. Dia paham betul mitos-mitos yang akan mempengaruhi kesehatan. Jadi maafkanlah dia jika sesekali dia tak nurut dengan petuah-petuah ibumu.
Jika yang akan selalu sholat di belakangmu adalah seorang perawat, maka doakanlah dia agar selalu memiliki daya imun yang luar biasa. Karena setiap harinya dia bersentuhan dengan pasien yang beraneka rupa penyakitnya. Ingatkan dia untuk cuci tangan, untuk selalu menggunakan sarung tangan, masker, dan ingatkan dia untuk langsung mandi sepulang bekerja.
Bekerja di rumah sakit memang riskan, tapi semoga kau akan tetap meridhoinya. Karena seorang perawat tak bisa tinggal diam begitu saja. Dia akan lebih bahagia ketika ilmunya bermanfaat, dapat menyehatkan yang sakit dan membuat orang yang sehat menjadi tetap sehat.
Aku sendiri belum dapat memutuskan akan bekerja dimana. Rumah sakit bagiku sedikit terlihat menyeramkan. Bekerja di Dinas Kesehatan Kabupaten sepertinya menyenangkan, bisa mempengaruhi kebijakan dan menjadi advokat bagi masyarakat. Namun bekerja di perusahaan yang sama denganmu juga terlihat sangat menarik. Berangkat dan pulang bersama. Menjadi konsultan kesehatan bagi rekan-rekan kerjamu. Jika RUU Keperawatan sudah disahkan, mungkin home care jadi pilihan terbaik. Karena dengan membuka praktik sendiri di rumah, aku dapat mendampingimu selalu dan mengamati tumbuh kembang anak-anakmu.
Entahlah aku masih belum bisa memutuskan sekarang. Yang jelas, aku selalu berharap sesekali bisa menjadi tim kesehatan haji bagi rombonganmu. Melakukan wukuf dan sa’i bersama-sama denganmu. Sepertinya menyenangkan.
————————————————————-
Submitted :
Lina Safitri
Mahasiswi Keperawatan - Universitas Jenderal Soedirman
Selasa, 25 November 2014
A seminar's memorable door prize :)
Talking
about that picture? What is it? It’s a gift. Yap, a simple gift exactly.
Simple? Yes, the price isn’t too expensive, ups ‘not expensive’ doesn’t mean
‘cheap or cheaper’ ya.
Ya,
sebuah bingkisan sederhana yang terbungkus dengan kertas kado, tidak mahal
namun bukan berarti juga murah dan murahan. Jadi? Tepatnya itu adalah sebuah
door prize seminar hihi. Jadi, beberapa minggu yang lalu aku ikut seminar di
kampus, berhubung jurusan yang aku tekuni adalah Keperawatan, dan otomatis
seminarnya juga tentang keperawatan dan kesehatan doong ya, pastinya.. duh
apasih hehe. Seminar ini adalah Seminar Nasional Keperawatan, bertemakan “Upaya
Peningkatan Kemampuan Manajerial Keperawatan dalam rangka peningkatan pelayanan
kesehatan yang excellent” pembicaranya adalah beberapa orang dosen ku dan
pembicara tamu nya adalah Guru besar Keperawatan UI Prof.DR.Budi Anna
Keliat,S.Kp,M.AppSc. Seminar ini di adakan di kampus ku Poltekkes Kemenkes RI
Padang dan panitianya beberapa orang dosen ku. Aishh, selain seminarnya yang bermanfaat,
aku juga sudah mendapat beberapa point disini dan yang paling berkesan adalah
bingkisan diatas.
Nah begini.. setelah seminar selesai, sebelum penutupan
acara, dosen yang selaku panitia mulai mengajukan pertanyaan dengan menawarkan
beberapa door prize. Seorang dosen favoritku dengan suara lantang, penuh
intonasi yang kala itu juga sebagai MC mulai mengajukan pertanyaan kepada
audience sembari memegang satu buah kerajang kecil yang berisi beberapa
bingkisan sebagai door prize, dimulailah pertanyaan pertama “siapa nama
pembicara pertama?sebutkan nama lengkap dan gelar” beberapa tangan mulai
bermunculan keatas, telihat dari belakang tempat aku dan teman ku duduk. Awalnya
aku tidak terlalu memperhatikan dan mempedulikan door prize-time ini karena aku
jarang hoki kalau masalah doorprize begini, setelah MC memilih seseorang untuk
menjawab pertanyaan majulah seorang wanita yang aku tidak tau siapa, karna aku
duduk dibelakang dan hanya melihat ia berjalan dengan semangat menuju MC,
kemudian ia mulai menjawab, namun jawaban ia keliru setelah MC menyatakan “wah,
kurang tepat” awalnya aku memang mengacungkan tangan ku ke atas, namun karna
aku tidak terpilih dengan pasrah aku kembali menurunkan tanganku, karna
menurutku wanita yang menjawab tadi akan menjawab dengan tepat, setelah MC
menyatakan bahwa jawaban si wanita tadi kurang tepat karna gelar yang ia
sebutkan kurang tepat, dan MC kembali menanya “ayo, siapa yang bisa?” dengan
semangat aku mengacungkan tangan kembali, dan alhamdulillah MC menunjukku “iya,
yang dibelakang” karna terpilih, aku bersemangat lari ke depan ke arah MC,
kemudian aku menjawab dengan lengkap nama pembicara pertama tadi, yaitu “Prof.DR.Budi
Anna Keliat,S.Kp,M.AppSc” “ya,bagaimana audience?” “betul...” sorak beberapa
audience. Kemudian terdengar tepuk tangan.. Alhamdulillah jawabanku benar, dan
MC menawarkan ku untuk memilih sendiri hadiahnya karna aku yang pertama. Haha senang
bercampur haru bahagia, wah nano nano deh, excited gitu. Setelah kembali ke
tempat duduk, teman ku menyuruh membuka isi nya, mau tak mau aku membukanya
setelah dibuka isinya adalah sepasang manset tangan berwarna hitam. Ahamdulillah,
lumayan juga.
Hmm,
kenapa aku excited?sebenarnya bukan karna mendapat doorprize ini atau karna aku
bisa menjawab pertanyaan saja. Begini, si pembicara tamu Prof.DR.Budi Anna
Keliat,S.Kp,M.AppSc ini merupakan salah satu tokoh di dunia keperawatan yang
sangat aku kagumi, ketika awal kuliah dulu aku iseng browsing tentang
keperawatan, lalu menemukan sebuah artikel yang didalamnya ada nama sang
Professor yang setelah aku membaca biografi dan beberapa artikel tentangnya,tentang
dedikasinya di dunia keperawatan dan aku langsung mengagumi sosok nya. Ya, Prof.DR.Budi
Anna Keliat,S.Kp,M.AppSc ini adalah seorang perawat yang sudah mendapatkan
gelar professor, dan tenaga pengajar di Fakultas Keperawatan UI, di dunia
keperawatan nama beliau sangat familiar apalagi dalam keperawatan jiwa yang
menggunakan buku karangan beliau. Wah, betapa senangnya aku ketika mengetahui
ada seminar nasional dikampus yang pembicara tamu nya adalah beliau. Sebelumnya
aku juga sudah pernah mengikuti kuliah umum beberapa bulan yang lalu tentang
Keperawatan Jiwa yang pembicara nya juga beliau. Dan yang berkesan untuk ku
waktu itu ketika aku bisa mengajukan pertanyaan kepada beliau, bisa berbicara
langsung dengannya dan ketika sesi foto bersama aku bisa berdiri tepat di
samping kanan beliau. Ah.. berkesan sekali rasanya, ketika bertemu langsung,
berbicara langsung dan berfoto bersama dengan sosok yang kita kagumi.
Semoga
kelak aku bisa mengikuti jejak beliau. Aamiin Ya Allah.
Sekian
dulu, terimakasih sudah membaca :)
Sabtu, 22 November 2014
Temenin aja dulu, siapa tau jadi temen hidup.
Halloha, yap about this pict? tadi itu lagi iseng cerita sama temen tentang seseorang yang lagi deket sama gue, nah gini.. karna gue ga niat dan mungkin ga hobi juga pacaran tp tetap punya temen deket lawan jenis ya bolehlah ya kalo sekedar deket doang mah, bukan gebetan juga sih ya terserah itu kan persepsi setiap orang mau nerjemahin nya gimana mau "temen deket" atau "gebetan"? haha gue sih sellow aja,toh apa salahnya selagi dia baik dan selagi pertemanan sama dia ada manfaat juga, bisa nambah2 informasi atau memperluas wawasan oke oke ajasih, asal bisa milah-milah temen aja kan ya?
Nah tadi itu mungkin temen gue si "B" (temen yg lagi chat) nyangkain gue lg deket atau lg pedekatehhh sama si A, ya panggil aja si "A" ya haha.. trus chat lah blabla dan si B bilang "gebetan lu banyak amat" "gebetan? ih kapan, gue temen deket aja kok" "ya temen deket ujung-ujungnya deket trus PDKT trus ya jadian, ah paling gitu" "ga mah klo ini gue temenan deket aja, lg ga minat pacaran, mau fokus kuliah dulu gue" "iyadeh blabla" and then.. "apa salahnya temenan? ya kalopun salah satu dari mereka itu sesuai sama kriteria idaman ya gpp sih ya, bisa nantilah.. setelah gue sukses haha" "wkwk" trus gue bilang "klo sekarang gue mah simple, koleksi-seleksi-resepsi, punya temen baik lawan jenis banyak apa salanya ya? asal emang sewajarnya aja, bisa bermanfaat pertemanannya? ya kan. nah trus nanti klo dari beberapa dari mereka ada yang sesuai sama kriteria idaman kita apa salahnya ya? ya seleksi aja, ntar klo udah sukses duh mungkin siapa sih ya gak mau? (kata orang mah ini) haha. ya kalo udah diseleksi (udah nemu yg klop) i mean ya udah resepsi deh. simple kan ya gue sih gitu, ngapain ribet haha ini masa muda, dan buat gue masa muda adalah.. (klo katanya umur 3 tahunan itu golden age) klo kata gue masa remaja-dewasa atau muda itu "diamond age" ya kalo "golden age atau masa emas" tadi itu masa-masa pembentukan sel otak, kepintaran, masa emas untuk tumbuh dan kembang anak, nah klo menurut gue "diamond age atau masa berlian" adalah saat dimana kita sudah melewati masa emas tadi, setelah sel otak terbentuk baik, pertumbuhan dan perkembangan sudah adekuat atau sudah cukup/ matang, nah inilah masa dimana kita berkarya, mengasah bakat dan minat sesuai passion masing-masing agar bisa memiliki masa depan yang cerah.Masa muda cuma sekali kan ya?
dan yang gambar tadi itu reflex aja gue mikirnya, dan baru ngeh klo itu kalimat cetar kata temen gue "wah bahaya kata-kata lo 'temenin aja dulu, siapa tau jadi temen didup' haha" what a lol that was yah, makanya iseng aja gue buka situs imagechef.com trus bikin deh kalimatnya. silahkan coba hihi simple kok caranya..
iya mending temenan aja dulu klo ngerasa cocok sm dia, klo pacaran? oke ajasih klo sampe nikah. klo putus di tengah jalan kasian kan ya? pasti udah awkward lagi kalo mau temenan deket kayak dulu lagi. nah klo temenan? ya bakal jd temen aja, bebas.. ya itu tadi klo jodoh "temenin aja dulu, siapa tau jadi temen hidup"
sekian dulu.terimakasih sudah membaca :)
Haiii
Assalamualaikum Wr.Wb
hallo blogger, reader atau siapa pun yang membaca ini. apa kabar, kawan? semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT ya, Aamiin Ya Rabb.
lama tak muncul, lama ga nulis, sempat nulis ya cuma disimpan aja belum ada waktu buat ngepost eits bukan "belum ada waktu" tapatnya tapi "belum menemukan waktu yg pas" tepatnya haha. sibuk bgt kuliah? ya lumayan, tp klo dipikir-pikir masih sempat internetan dan browsing lah bikin tugas haha, ya tapi cuma kdg ga sempat ngurus blog aja. Ampun blog haha klo blog bisa ngomong mungkin gue udah di omelin kali yah? yuhuu.. mengertilah aku haha karna untuk membuka mu dan mempostingkan suatu tulisan itu butuh mood yg begitu baik, butuh waktu yang benar-benar bersahabat huaa dan ini jam di netbook nunjukin jam 1:55 AM dengan posisi duduk nyandar di atas kasur, diselimuti bedcover orange dan bantal kodok ijo plus denger beberapa lagunya Bryan Adams hmm yg ini sih playlist nya lagi mainin "everything i do" acieee duhhh, ditemenin segelas kopi susu dan difasilitasi jaringan wifi yang "Excellent" haha. Alhamdulillah for everything yeah.
Hmm udah mulai jarang ngepost di blog huaaa sayang banget sih.
oh ya btw ini akun socmed kiky yang lain, silahkan dikunjungi huaaha (dih, buat apa) ih engga kok cuma mau ngasih tau aja siapa tau berguna (hih?) haha atau menjalin silaturrahmi ya boleh lah. huhh, well cekidot~
Fb : Rezky Gustin Syuhada
Twitter : @KikiGustin
Path : Rezky Gustin Syuhada
Instagram : @kikigustin
Tumblr : rezkygustinsyuhada.tumblr.com
Pinterest : http://www.pinterest.com/rezkygustin/
linkedin : http://id.linkedin.com/pub/rezky-gustin-syuhada/a2/984/9a/
About Me : https://about.me/rezkygustin
About Me : https://about.me/rezkygustin
Hmm yaya itu ajasih ya, buat akun messenger kayak BBM,Line dan WA sepertinya cukup tanya di inbox Fb atau twitter dll lah ya. sekian dulu nulis kali ini, agak gaje sih huhu maafkeund eakk. See you,soon!
Salam sukses, kawan.
Assalamualaikum Wr.Wb
Rabu, 08 Oktober 2014
Supaya Tidak Galau dengan Cita-Cita Tinggi - Mario Teguh Success Video
Selamat malam semesta..
Barusan download bahan buat UTS besok di Grup kelas dan iseng browsing eh tau nya Video Om Mario yang ini nongol di Timeline FB dan langsung nonton di Youtube hehe makasi Om Mario, pas banget dah ini :)
Mario Teguh? He is the best motivator i've ever knew..
Rabu, 24 September 2014
Aku dan Mereka :)
#latepost
Selamat
sore menjelang petang, semesta J
Sore
ini sembari duduk manis didepan laptop sambil menunggu adzan maghrib (nunggu
buka puasa,red) sambil melepas penat tiba-tiba dengan iseng aku membuka twitter
dan membalas mention dari seorang junior sma ku dulu, yap ga punya kerjaan
scroll down timeline eh ngelihat akun salah seorang teman, ga perlu lah
disebutin apakah teman dekat,teman satu sekolahan dulu, teman rumah ataupun
teman hidup *ehihi. Ya.. karna postingan nya yang muncul di timeline ku
menarik, terbesit hasrat untuk membuka
profilnya dan aku membaca salah satu update-an path nya yang dihubungkan ke
twitter, huaaa.. ketika membaca itu haaah entahlah ntah apa yang kurasakan,
semacam decak kagumlah.. Ya, dia check-in loc di sebuah Universitas terbaik di
negri ini,tempat dia berkuliah sekarang, yang mana Universitas itu adalah
Universitas idamanku dari dulu sampai sekarang,hingga aku berniat akan
melanjutkan study kesana nantinya, semoga dilancarkan Allah.. Aamiin YaRabb.
Back to the main topic tentang teman ku tadi, hmm melihat posisi dia sekarang,
memang sesuai dengan usahanya dulu,dia memang pintar, memang gigih berusaha dan
memang seorang pekerja keras. Haaaah andai saja dulu aku berusaha sekeras dia,
segigih dia, mau memanfaatkan waktu ku sebaik-baiknya, berjuang sekeras dia,
andai... sempat terlintas difikiran ini mungkin aku juga sudah berada di tempat dia belajar sekarang, ah
hanya sesaat.. aku juga bersyukur ditempat ku sekarang, di tempat aku kuliah
sekarang, dijurusan yang sedang aku dalami sekarang, syukur teramat sangat
kepada Yang Maha Kuasa.. walaupun belum pernah terlintas sedikitpun aku akan
berada dan berjuang disini. Tapi?Allahuakbar, Tuhan punya rencana sendiri
ternyata, Nikmat yang teramat sangat,
syukur yang tak terhingga, berada ditampat yang banyak di idamkan
orang,mendalami jurusan keren ini, mengenal mereka yang menganggumkan. Ah..
semesta baik, semesta indah. Tuhan Punya jalan sendiri untuk setiap
insanNya,untuk setiap yang bernyawa, walaupun mungkin rencanaNya itu ada yang
sebanding dengan perjuangan, ada yang melenceng dari harapan, ada yang belum
pernah terfikirkan sebelumnya, iya kita tidak pernah tau tentang rencana dan
kehendakNya tersebut, semua terlalu indah setelah dijalani walaupun di awal mungkin
tidak semua insan bersedia ikhlas menerima jalannya masing-masing namun di
pertengahan jalan, perlahan akan menyadari jua bahwa yang digariskan Tuhan
untuk masing-masing kita adalah yang terbaik. Hhhh berbicara tentang
ambisi,impian,mimpi, tentang nasib, takdir bahkan tentang rencanaNya sekalipun
adalah suatu bahasan yang telalu luas defenisi ataupun cakupannya untuk dibahas
dan setiap individu punya cara nya tersendiri untuk mendeskripsikan ataupun
menafsirkannya.
Hmmm, telah banyak ku lihat teman-teman ku
dulu,ya semua teman dari sd bahkan dari tk sampai sma, tidak sedikit dari
mereka yang memang benar-benar gigih, seorang pejuang tangguh yang sekarang ini
belajar di Universitas ternama, iya karna sebanding dengan keringatnya selama
ini. Tuhan adil.. iya sangat adil. Seperti petuah ‘siapa yang menanam dia yang
menuai’ atau seperti motto hidupku ‘you will get what you did’ yang jika
diartikan adalah ‘kamu akan memperoleh hasil sesuai dengan apa yang kamu
kerjakan’. Untuk temanku yang selangkah lebih maju, selangkah lebih sukses karna
kalian bisa bersaing dengan ribuan orang dan telah berada di tempat yang di
idamkan banyak orang, Selamat kawan.. semoga sukses disana, tetap mengagumkan,
dan do’akan aku semoga nanti aku juga bisa melanjutkan study ku disana dan
menyusul kalian ke tempat yang selama ini aku idamkan yang mana kalian telah
dahulu berada disana, ah keren..semoga ambisiku tetap membara sampai nanti,
semoga aku tetap mau berjuang keras untuk mewujudkan impianku, dan semoga apa
yang aku impikan direstui Allah dan sejalan dengan apa yang digariskan Allah
untukku. Salam sukses.. sahabat J
Rabu, 17 September 2014
Selamat, temanku :)
Seperti untaian kalimat yang aku dengar beberapa tahun lalu tentang ambisi mu..
Ya, aku melihat kau begitu tertatih untuk menggapainya, berpacu dengan sang waktu, berlari disaat ribuan sainganmu berjalan, berani melawan arus dan tetap pada keteguhan hatimu yang selalu istiqamah itu.. dan akhirnya kini kau memetik hasil dari yang selama ini kau tanam, kau berhasil membuktikan ambisimu dan menggapai apa yang mereka katakan "tidak mungkin" itu. ribuan sanjungan, pujian dan untaian pengharapan serta do'a mereka lontarkan padamu. selamat temanku.. semoga sukses disana :)
Senin, 15 September 2014
Ambisi ini, Bismillah..
Ambisi itu,
kuat sekali.. membara bak api..
Bahkan tekad itu kuat seperti baja.
Ya Rabb.. Yang Maha Mengetahui dan Maha
Mendengar semua impian ku, semua tekad ku, semua mimpi, semua cita-cita yang
telah aku rangkai dari sekarang bahkan sedari dulu. Tuhan, aku bukan meminta
jalanku di permudah, karna memang semakin aku dewasa akan semakin sulit pula
jalan yang akan ku tempuh, banyak kerikil tajam yang akan ku lewati, akan
sangat banyak sekali tantangan rintangan bahkan cobaan yang akan ku hadang yang
pasti akan ku lewati.. Ya, aku juga sadar semakin dekat kesuksesan semakin
banyak juga lah tantangan yang akan ku lewati, terbayang.. disana juga akan ada
godaan.. godaan yang perlahan akan mengikis ke-istiqamah-an ini. Sudah.. jika
memikirkan segalanya maka tidak akan ada habisnya. Stop being an over thinker
yo.
Ya Allah, aku sadar dengan segala yang akan ku hadapi,yang akan ku
temui setahap demi setahap dijalan menuju kesuksesan itu, aku hanya memohon..
Jangan lepaskan aku dari genggaman mu, jangan biarkan aku jauh dari Mu, tegur
aku jika aku mulai lengah, mulai lalai akan segala kewajibanku sebagai
hamba-Mu, kewajibanku sebagai anak dari orang tua ku, kewajibanku sebagai
penuntut ilmu.. Mohon kuatkan pundak ku untuk memikul semua beban yang akan ku
pikul, iringi dan lingungi setiap langkah ku, bantu aku dalam setiap
perjuanganku, bantu aku menjaga semua ambisi ini agar tetap membara sampai nanti,
jangan biarkan hal kecil bahkan rintangan sekalipun membuat aku menyerah,
membuat aku melepaskan semua ambisi dan semua impian yang telah aku rangkai
sedari dulu, semoga aku bisa menjadikan semua rintangan dan tantangan yang akan
ku hadapi tersebut sebagai batu loncatan, sebagai semangat bagiku agar lebih berjuang
keras, bantu aku tetap semangat Tuhan.. Berkahi setiap ilmu yang aku peroleh
agar aku bisa berbagi kepada mereka yang ku sayangi, dan yang terpenting
lindungi juga lah mereka yang ku sayangi sebagaimana engkau begitu aman nya
melindungiku. Maha Besar Engkau, Ya Rabb..Semoga semua ambisi ini bukan hanya
menjadi ambisi yang menggebu ketika muda, semoga sampai nanti seiring
berputarnya waktu, bertambahnya usia semoga ambisi ini tetap terjaga sehingga
semangat berjuang itu akan tetap menggebu sampai nanti sehingga aku bisa
mewujudkan semua yang aku impikan, dan Mohon dengan sangat semoga Engkau
meridhoi semua impian,ambisi dan cita-citaku ini Ya Rabb.. Semoga apa yang aku
rencanakan sesuai dengan apa yang telah Engkau gariskan untukku.. Aamiin
YaRabbal’alamin..
Salam sukses, sahabat…
Rezky Gustin Syuhada.
Rezky Gustin Syuhada.
Yeah new account!
Hallo, Welcome in my page.. let share anything that we can share each others. akhirnya baru kesampaian ngeblog lagi setelah beberapa lama lupa password akun wordpress dan alhamdulillah sekarang baru berhasil ngumpulin mood sebutir demi sebutir untuk sign-up akun baru di blog hehe. Semoga bisa nulis dan berbagi lagi lah ya. Aamiin :)
Langganan:
Postingan (Atom)



